Analisis & Prediksi Piala Dunia 2018: Grup H

Analisis & Prediksi Piala Dunia 2018: Grup H

Analisis & Prediksi Piala Dunia 2018: Grup H – ANALISIS POWER – Polandia – Laga-laga Polandia kebanyakan diwarnai sejumlah skor. Di fase kualifikasi, Polandia membikin kira-kira 3 skor per pertandingan tapi mereka jua kemasukan sedikit banyak jika di kompare juara-juara grup lain. Pemain pertama di area ujung tombak Polandia pastinya Striker level dunia bernama Robert Lewandowski.

Ini adalah power utama, namun jua dapat jadi salahsatu kelemahan Polandia. Karena, ketergantungan mereka di ujung tombak utamanya tersebut lumayan besar. Lewandowski cuma membikin 1 skor di EURO 2016 & Polandia kandas di 8 besar.

Senegal – Banyak punggawa Senegal adalah punggawa vital di tim-tim Eropa. Tergolong di antaranya merupakan Kalidou Koulibaly (Napoli), Keita Balde (AS Monaco) & pastinya Sadio Mane (Liverpool). Tapi minimnya pengalaman di ajang dunia dapat jadi kekurangan Senegal.

Ini baru ke-2 kali Senegal menembus Piala Dunia. Yg pertama2 merupakan di Piala Dunia 2002. Saat itu, Senegal malah secara impresif lolos hingga perempat-final. Tak sederhana untuk Senegal tuk dapat mengulanginya di Rusia 2018.

Kolombia – Jose Pekerman memberikan Kolombia jati diri menjadi team yg mempunyai lini belakang lumayan ketat & counter attack yang sangat cepat. Manajer 68 th yang berasal dari Argentina yg terkenal tuk tactical management style-nya tersebut musti diakui adalah salahsatu keunggulan Kolombia.

Tim Kolombia barangkali tidak segemerlap Argentina, & permainan2 mereka juga barangkali tidak seindah Brasil, namun Kolombia mempunyai talenta tuk melaju sejauh spt 2 musuh Amerika Latinnya ini.

Dg pemain2 kayak Yerry Mina (Barca), James Rodriguez (Bayern), Juan Cuadrado (Juve) s.d Radamel Falcao (AS Monaco), Kolombia difavoritkan melaju dr babak grup.

Jepang – Sejumlah punggawa Jepang mempunyai banyak pengalaman bermain di Eropa. Shinji Kagawa dr Borussia Dortmund & Shinji Okazaki dr Leicester dapat jadi pembeda didalam perjuangan Jepang di Rusia 2018. Keisuke Honda juga tetap lumayan dapat diandalkan.

Jepang finis menjadi jawara Grup B kualifikasi zona Asia di atas Arab Saudi & Australia. Mereka tidak bisa diremehkan.

Pemecatan manajer Vahid Halilhodzic, yg meloloskan Jepang menuju Rusia 2018 tapi diwarnai disharmonisasi team, emang amat mengejutkan. Tapi manajer baru Akira Nishino dipercaya bisa menjadikan team ini menjadi sedikit tangguh.

PREDIKSI – Ini barangkali adalah grup yg sangat seimbang. Empat team dipandang mempunyai kesempatan yg sama tuk menembus babak selanjutnya. Tapi musti diakui bila Polandia & Kolombia merupakan 2 favorit terdepan.

Polandia, yg tumbang melalui adu penalti vs Portugal di perempat-final EURO 2016, tetap akan berharap banyak pd ujung tombak haus skor mereka, Robert Lewandowski. Ia merupakan wajah yg familier dg nyaris semua barisan lini belakang, namun tidak berarti mereka dapat menghentikannya begitu aja.

Kiprah Kolombia di fase kualifikasi emang tak begitu meyakinkan, namun team ini masih tetap bisa dikatakan team tangguh. Mengulangi prestasi menembus perempat-final kayak di Brasil 2014 tidaklah sesuatu yg mustahil untuk mereka. Prediksi melaju menuju fase 16 besar, : Polandia & Kolombia.

Fakta Dan STATISTIK – Kolombia adalah team terakhir yg mendapat hak melaju otomatis menuju Rusia 2018 dr zona Amerika Sebelah selatan. Los Cafeteros bakal berusaha mendapat prestasi sedikit sempurna dari di Brasil 2014, di mana mereka lolos hingga 8 besar. Radamel Falcao & James Rodriguez bakal jadi 2 punggawa kuncinya.

Salah satu partisipasi Senegal di Piala Dunia sebelum ini sangat bermakna, melaju hingga babak perempat-final Korea/Jepang 2002. Didalam debutnya tersebut, Senegal tercatat menghancurkan jawara bertahan Prancis di babak grup & Swedia di fase 16 besar.

Didalam 5 partisipasi yang lalu, Penampilan terbeken Jepang di Piala Dunia merupakan melaju hingga fase 16 besar. Samurai Blue mencapainya saat menjadi host bersama2 di edisi 2002 & di Afrika Sebelah selatan 2010.

Robert Lewandowski membikin 16 skor didalam 10 performa tuk Polandia, paling banyak di kualifikasi zona Eropa tuk Piala Dunia 2018.