Eden Hazard Menyesal Menjadi Penyebab Mourinho Didepak Chelsea

Pemain Chelsea, Eden Hazard, mengatakan kekecewaan lantaran berpikir turut jadi penyebab pemecatan Jose Mourinho 3 tahun lalu.

Eden Hazard menceritakan kembali bagaimana kisah kala Jose Mourinho ditendang petinggi Chelsea di musim dingin 2015-2016

Hazard berpikir turut bertanggung jawab atas pemecatan Mourinho ketika itu.

Pemain sayap dari Belgia ini berpikir performanya yang mengalami penurunan membikin Mourinho sulit menjaga penampilan Chelsea ketika jadi juara Liga Inggris di kampanye musim 2014-2015.

Eden Hazard malahan mengatakan jaman itu merupakan waktu paling buruk di dalam kariernya.

“Dalam 12 tahun, aku cuma mendapatkan 1 kompetisi jelek, 6 bulan terakhir dibawah Mourinho, ” tutur Hazard, dilansir BolaSport. com melalui HLN.

“Dan hal tersebut sebagian merupakan blunder saya, ” katanya

Bintang yang bermimpi dapat memperkuat Real Madrid ini menyatakan jika dia tidak berhasil memegang situasi setelah libur yang lama.

“Setelah memenangkan trofi (2014-2015), team saya minta ijin Mourinho guna memperoleh liburan ekstra. Aku betul-betul kehilangan penampilan terbaik, ” tutur Hazard.

Sebagai satu dari sekian banyak bentuk penyesalannya, Hazard mengirimkan pesan pada Mourinho ketika sang pelatih sudah ditendang.

“Saya mengiriminya pesan guna menyatakan aku menyesal ia sudah angkat kaki serta jika aku nyesel. Team saya merasakan seluruh kejayaan ini bersama, namun kali ini kami tidak, ” tutur kakak dari Thorgan serta Kylian Hazard ini.

Kekecewaan Hazard makin menjadi-jadi sebab dia merupakan memperoleh titel Bintang Terbaik Liga Inggris 2014-2015.

“Saya berpikir sedikit bersalah sebab saya sudah jadi Pesepakbola Paling hebat. Aku jadi satu dari sekian banyak bintang yang sangat menentukan, serta lantas saya main jelek, ” jelasnya melanjutkan.

Jose Mourinho ditendang Chelsea di Desember 2015, sebelum endingnya mendapat tawaran menangani Manchester United di Mei 2016.

Usai mengangkat trofi Liga Inggris 2014-2015, Mourinho tidak berhasil menjaga penampilan Chelsea.

Selama kampanye musim itu, Kesebelasan London Biru cuma mendapat sembilan hasil positif, 12 hasil negatif, serta sisanya imbang dair 25 pertandingan pada seluruh turnamen.

Chelsea cuma bertengger pada tempat enam belas klasemen Liga Inggris ketika itu.