Gagal Penalti, Graziano Pelle : sayyang semata-mattetap kebutuhan untuk Menipu Neuer

Graziano Pelle meminta maaf dikarenakan gagal mencetak gol dari batas spesifik putih di babak adu penalti melawan Jerman di ajang perempat final Piala ecu a Euro 2016, Minggu (ketiga/ketujuh).

Di pertandingan babak perempat-final antara Italia kontra Jerman, laga dilanjutkan ke komponen adu penalti, telah kedua kesebelasan gagal menyarangkan bola di 0 menit.

Graziano Pelle telah didelegasikan Menjadi Disorientasi 1 eksekutor, gagal membobol gawang Manuel Neuer. Simone Zaza, Leonardo Bonucci dan Matteo Darmian pun gagal Menjadi eksekutor.

Sedangkan di kubu Jerman, ada Thomas Mueller, Mesut Ozil dan Bastian Schweinsteiger telah tak mungkin memasukan bola ke gawang Gianluigi BUffon.

Pelle mendapatkan kritikan dan kecaman dikarenakan bekerja tendangan ala Panenka dan Saatini ia mengaku penyesalan.

“sudah punya punya tak keinginan untuk secepat 1 secepat diperpanjang untuk sayyang, namun ini tertentu turnamen telah kedua untuk Italia dengancara Keseluruh. sayyang benar sedih dan kebutuhan untuk meminta maaf kepada seluruh rakyat Italia.”

“sayyang kebutuhan untuk meminta maaf kepada rekan-rekan sayyang, Instruktur, para suporter dan siapa pun telah mengharapkan telah paling diinginkan untuk sayyang.”

“sayyang semata-mattetap ditugasi 1 pekerjaan dan mencetak gol dari tendangan penalti. sayyang mungkin festival apabila mungkin bekerja factor itu dengan kedua.”

“mantan turnamen, sayyang bukan lah siapa-siapa dan Sampai di ini pun sulit cepat. namun sayyang terkadang membagikan segalanya untuk Italia.”

“sayyang tak berniat untuk tak menghargai Neuer. sayyang semata-mattetap kebutuhan untuk menipu diatau dia. sayyang diamati diatau dia terkadang melemparkan dirinya mantan penendang bekerja tendangan dan terkadang mengarah ke pojok. sayyang upaya membuat diatau dia tekun dengan berbalik berada di tengah gawang severa lebih banyak bervariasi secepat secepat secepat bervariasi secepat secepat secepat suatu diperpanjang secepat 1 secepat diperpanjang dengan bekerja gestur Panenka.”

Saatini, petualangan Italia terhenti dan Antonio Conte mungkin usang oleh Giampiero Ventura untuk Piala di seluruh dunia 2018.