Gagal Penalti, Thomas Muller Kapok Menjadi Eksekutor

Seusai gagal Menjadi eksekutor tendangan penalti untuk sekelompok nasional Jerman di pertandingan kontra Italia, di laga Piala ecu a Euro 2016 Minggu (ketiga/ketujuh), Thomas Muller mengaku kapok.

Para pertandingan perempat-final antara Jerman versus Italia, laga keinginan untuk diakhiri via adu penalti, Seusai imbang dengan keluar gol di 0 menit.

Thomas Muller telah Menjadi Disorientasi 1 eksekutor, gagal menceploskan bola ke gawang Gianluigi Buffon.

Bukan kebetulan apabila ternyata Muller Pernah gagal Menjadi eksekutor kala Bayern Munich bersua Atletico Madrid di semi-final Liga Champions final.

Oleh karenanya, Muller mengaku tak kebutuhan untuk Menjadi eksekutor dari batas telah yang dipilih putih secepat 1 di turnamen Euro 2016.

“sayyang tak mungkin mengambil tendangan penalti 1 factor pun untuk sejumlah pekan kedepan,” tuturnya di Bild.

“sayyang mungkin sentuhan memperbaiki tips tendangan penalti dan mungkin memikirkan memikirkan kembali lebih banyak bervariasi secepat bervariasi secepat kedua di 1 atau sejumlah bulan kedepan.”

“(apabila ada penalti) sayyang mungkin mundur dan membiarkan peserta 1 telah mengambi sejak di ini.”

mungkin akantetapi pendirian Thomas Muller personalisasi apabila sekelompok puas membutuhkan eksekutor di sisa laga Euro 2016.

“apabila pertandingan berlanjut ke babak penalti secepat 1 dan sekelompok membutuhkan penendang, maka sayyang mungkin bersedia. namun sayyang tak mungkin mengajukan diri,” sumpahnya.

transitority itu Mats Hummels mengkritik para eksekutor penalti kala melawan Italia dikarenakan keinginan untuk Sampai ke penendang keenam.

peserta Jerman telah gagal membobol gawang Buffon intens Thomas Muller, Mesut Ozil dan Bastian Schweinsteiger.

“kita tak bekerja tendangan penalti seperti sekelompok Jerman,” sindirnya.

“kalian Jenis suatu lebih banyak bervariasi secepat bervariasi secepat benar-benar benar tak kira, namun kita bekerja (olahraga tendanan penalti) di Interval olahraga sejumlah kali.”

“sayyang suka dikarenakan sayyang mungkin bekerja Pekerjaan itu dengan kedua, Seusai bekerja olahraga dengan kedua pula, kemarin.”

“puas jujur ​​ untuk menendang di keadaan telah aktual.”