Otoritas Rusia Desak Hacker Pembuat Football Leaks di Ekstradisi

Otoritas Rusia dikatakan mendesak pejabat berwenang di Portugal untuk mengekstradisi Rui Pinto, hacker yang membikin situs Football Leaks.

“Kami mengkonfirmasi dari otoritas Rusia tentang status dari Pinto, ” tutur salah satu pejabat kejaksaan di Portugal sebagaimana dilansir football5star. com dari theportugalnews, Minggu (28/4/2019).

Tak cuma Rusia sebenarya yang mengidamkan Pinto diadili di negaranya, beberapa negeri di Eropa sebagaimana Belgia, Prancis, dan Belanda jua mengidamkan supaya Pinto di ekstradisi menuju negeri mereka.

Nama Pinto sempat gegerkan dunia sepakbola pada medio November 2015. Via blog footballeaksi2015, Pinto membongkar sebagian besar catatan hitam tentang proses kepindahan bintang dan sistem finansial di sepakbola.

Kerja sama dengan para pemburu berita ternama kayak, Der Spiegel, Pinto membongkar menuju publik bagaimana sisi gelap sepakbola. Beberapa klub dan bintang dibongkar aibnya di kabar Football Leaks.

Satu dari sekian banyak kabar Football Leaks yang sangat menyita atensi adalah tentang tindakan ilegal 2 tim, Manchester City dan Paris Saint Germain (PSG). 2 tim ini sesuai kabar Football Leaks melakukan pelanggaran aturan Financial Fair Play.

Lebih lanjut, sejumlah nama kayak Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo jua pernah terseret di klaim Football Leaks. Mereka berdua dan beberapa pemain bintang lainnya berdasarkan laporam itu berbuat penggelapan pajak.

Pada awal Maret 2019 silam, Pinto ditangkap di Hungaria oleh otoritas Potugal. Pinto dituduh berbuat tindakan ilegal masuk ke dalam sistem komputer tim Sporting Lisbon dan agen sepakbola Doyen Sports.

Kiprah hacker dari Portugal ini, terungkap kala dia meretas masuk ke dalam sistem komputer Caledonian Bank. Sebuah bank yang berlokasi di Kepulauan Cayman. Usai ditelusuri, alamat IP peretas ini berlokasi di Universidade do Porto, kampus posisi Pinto berkuliah.